Catatan Perjalanan Guru

Menjadi Guru karena Panggilan Jiwa

Bila saya bisa mengulang masa lalu, saya akan tetap memilih menjadi guru. Pekerjaan sebagai guru itu tidak monoton. Banyak hal yang bisa dilakukan, dan setiap hari bertemu dengan watak dan karakter siswa yang berbeda-beda. Guru setiap hari menghadapi anak yang lugu dan tulus bagai kertas putih yang harus dituliskan jalan ceritanya ke depan. Itu mempengaruhi bagaimana bangsa kita kelak.

ID

“Tersesat” di Jalan yang Benar

Saya sekarang berprofesi sebagai guru. Jika dihitung dan digabung, masa kerja sebagai guru di berbagai lembaga pendidikan kira-kira sudah 2,5 tahun. Apakah selama itu itu saya pernah berpikir untuk memutar haluan dan tidak menjadi guru? jawabannya adalah “tidak”. Saya tidak ingin memutar haluan. Saya akan tetap “menyesatkan” diri di jalan ini, yaitu berprofesi sebagai guru. Dan saya tidak memiliki penyesalan sama sekali akan pilihan ini.

ID

“Saya Memang Harus Menjadi Guru”

Orang tua yang memilihkan jalan saya mendaftar ke perguruan tinggi jurusan ilmu keguruan. Saya hanya menuruti. Saat berkuliah, saya menyadari bahwa saya menyukai bidang keguruan. Saya merasa bidang itu jalan kehidupan yang cocok bagi saya. Saya pun membuat pendidikan keguruan sebagai kekuatan. Saya juga membulatkan tekad untuk menjadi guru.

ID

“Saya Akan Tetap Menjadi Guru”

Damai dan sukacita yang saya rasakan bukan berasal dari pendapatan ataupun jabatan yang saya miliki, melainkan dari diri yang menikmati hari-hari bertemu dan berkomunikasi dengan anak-anak di sekolah. Jadi, jika saya dapat mengulang masa lalu, rasanya saya akan tetap memutuskan untuk menjadi guru karena saya tahu bagaimana menikmati profesi ini.

ID

Tidak Pernah Menyesal Menjadi Guru

Memutar waktu untuk mengubah masa depan? Tidak pernah sekali pun saya terbayang akan hal ini karena hanya dapat terjadi dalam cerita fiksi di novel dan film. Jika saya bisa mengulang masa lalu, saya akan tetap memilih pekerjaan saya yang sekarang, yaitu menjadi seorang guru. Tidak pernah sekali pun muncul perasaan menyesal karena sudah memilih profesi ini.

ID

Terus Belajar Selagi Mampu

Tak terasa satu musim kemarau dan satu musim hujan telah berlalu. Kini musim kemarau kembali tiba, mengingatkan saya bahwa perjalanan menjadi guru telah saya lalui selama lebih dari satu tahun. Cukup banyak asam garam saya temui selama menjalani profesi ini, yang melatih saya menjadi guru yang lebih baik lagi.

ID

Hikmah Pandemi

Bagi seorang guru, belajar adalah suatu kewajiban karena guru dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan zaman, baik dari segi teknologi maupun budaya. Pengalaman mengajar selama setahun terakhir memberi saya beberapa kali kesempatan belajar. Saya belajar melalui bermacam media, di antaranya forum kelompok kerja guru (KKG), pelatihan secara daring, dan lain sebagainya.

ID

Pembelajaran Non-Pedagogi

Sebelum bekerja sebagai guru, saya berkuliah dan mengikuti pendidikan profesi. Setelah menamatkan keduanya, saya masih terus belajar melalui pengalaman mengajar secara langsung. Proses pembelajaran yang tak pernah usai ini menurut saya penting agar saya dapat menjadi guru yang lebih baik lagi ke depannya.

ID