Catatan Perjalanan Guru

Kriteria Guru Ideal

Guru ideal adalah guru yang ketika tidak datang ke sekolah akan membuat siswa sedih, ketika belum datang dinanti-nanti oleh siswa, dan ketika mengajar membuat siswa bahagia. Guru ideal bukan yang kalau tidak datang malah membuat siswa bersorak gembira.

ID

Mengikuti Jejak Ibu Menjadi Guru

Menjadi guru adalah cita-cita saya sedari kecil. Guru yang mengajari saya membaca, salat, dan mengaji. Guru jugalah yang melatih saya agar berani tampil di depan umum, bahkan sejak saya masih di bangku TK.

Melihat guru mengajar di depan kelas, baik saat TK maupun SD, membuat saya ingin menjadi seperti mereka. Saking kagumnya dengan profesi guru, saya dan teman-teman dulu sering bermain peran menjadi guru. Dari situlah saya merasa guru adalah profesi yang menyenangkan.

ID

“Takdir Saya Ternyata Menjadi Guru”

Waktu kecil saya tidak pernah bercita-cita atau berharap kelak menjadi guru. Cita-cita saya dulu menjadi pengusaha atau bekerja kantoran. Setiap hari berpakaian rapi, memakai dasi, wangi, kelihatan seperti eksekutif muda. Seperti orang-orang yang bekerja di bank. Namun, akhirnya saya mengikuti permintaan orang tua untuk mendaftar di Jurusan PGSD Unesa. Setelah belajar banyak di Jurusan PGSD Unesa, saya pun mulai merasa profesi guru bisa menyenangkan, meskipun disertai dengan banyak tuntutan.

ID