Learning Series "Teknologi untuk Pendidikan"

 

Topik: Laboratorium Pembelajaran

Pembicara: Shintia Revina
Waktu: Saturday, 16 November 2019
Jam: 13.30 - 16.00
Tempat: Unionspace Satrio Tower, Jakarta Selatan

Nara Hubung: Novita Eka Syaputri (Communication Officer - RISE Programme in Indonesia) - nsyaputri@smeru.or.id

Deskripsi:

PUSKAPA menyelenggarakan acara Learning Series dengan tema "Teknologi Untuk Pendidikan: Menjangkau Anak di Luar Sekolah, Meningkatkan Minat Belajar" pada Sabtu, 16 November 2019 dan mengundang Shintia Revina, peneliti RISE, sebagai pembicara.

Tujuan dari Learning Series ini adalah untuk memberikan gambaran singkat mengenai kondisi terkini dari sektor pendidikan Indonesia dan keterbatasan akses kelompok rentan terhadap pendidikan berkualitas, serta peran teknologi digital dalam meningkatkan minat belajar anak dan menjangkau anak di luar sekolah. Shintia membagikan temuan studi B1 tentang Inovasi Pendidikan di Kabupaten/Kota, terutama inovasi teknologi digital, di Kota Yogyakarta, Bukittinggi (Sumatera Barat), dan Kabupaten Gowa (Sulawesi Selatan).

Unduh presentasinya di bawah ini:


Bagikan Postingan Ini


Acara Lainnya

  • Embedded thumbnail for Diskusi Publik: Kupas Tuntas Merdeka Belajar

    Diskusi Publik: Kupas Tuntas Merdeka Belajar

  • Embedded thumbnail for HAN 2021: Memprioritaskan Masa Depan dan Keselamatan Anak Menjelang PTM Terbatas

    HAN 2021: Memprioritaskan Masa Depan dan Keselamatan Anak Menjelang PTM Terbatas

  • Embedded thumbnail for Seminar Nasional "Learning Loss: Masalah Hari ini atau Mimpi Buruk Masa Lalu?"

    Seminar Nasional "Learning Loss: Masalah Hari ini atau Mimpi Buruk Masa Lalu?"

  • Selecting Teachers in Indonesia: Predicting Teacher Performance using Pre- Employment Information

  • Meneliti Respons Daerah dalam Desentralisasi Pendidikan

  • Education Quality across Indonesia’s Districts: Estimations from a Policy Experiment

  • DevSoc Link 2021: ASA Sociology of Development Section Conference

  • Bersekolah di Masa Pandemi

  • Menilik Krisis Kesetaraan Pendidikan pada Era Pandemi