Tuesday, 7 April 2020

Sejak awal menekuni profesi ini, saya selalu berusaha untuk bisa dekat dengan seluruh murid. Saya ikut main bareng, bersenda gurau, beristirahat, dan beribadah bersama mereka. Dari kebersamaan itu akan terbangun ikatan batin yang terasa sampai ke dalam hati. Pada akhirnya, mereka jadi lebih mudah menerima ilmu yang saya ajarkan.

Tuesday, 7 April 2020

Kepala sekolah kemudian mengatakan bila posisi guru di sekolah tersebut sudah terisi penuh, dan ia menawarkan posisi guru tari kepada saya. Saya terdiam selama beberapa detik. Hati saya berkecamuk. Kenapa jadi begini?

Tuesday, 7 April 2020

Selama menjadi guru, saya merasa cukup banyak menghadapi berbagai masalah. Pengalaman menghadapi masalah murid paling banyak saya temui saat menjadi guru sekolah dasar (SD) negeri. Sementara, masalah yang berkaitan dengan wali murid banyak saya temui saat menjadi guru di sekolah swasta.

Monday, 30 March 2020

Guru di sekolah sering disebut sebagai “orang tua kedua” siswa. Sebagai “orang tua kedua”, saya harus mengurusi siswa layaknya orang tua mereka di rumah. Mengurus siswa dalam jumlah banyak tidaklah mudah. Ada siswa yang suka menangis, bahkan ada siswa yang belum bisa buang air kecil atau buang air besar sendiri di kamar mandi (terutama siswa kelas bawah). Dibutuhkan kesabaran yang luar biasa...