Friday, 28 September 2018

Laboratorium Pembelajaran Ketiga RISE: Kebumen

Tim RISE bersama Plt Bupati Kebumen (tengah) serta kepala dinas pendidikan Kabupaten Kebumen dan staf. | Foto: Dok. RISE

Pada pertengahan Mei 2018, tim Program RISE di Indonesia mengunjungi Kabupaten Kebumen untuk menjajaki kemungkinan daerah tersebut menjadi lokasi laboratorium pembelajaran dari studi Inovasi Kebijakan Pendidikan di Daerah (Reform Area B). Selama dua hari, tim RISE mengadakan pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan serta pejabat pemerintah di bidang pendidikan di Kebumen untuk berdiskusi mengenai kondisi pendidikan di kabupaten tersebut.

Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki tingkat kualifikasi guru lulusan D4 ke atas yang tinggi, yaitu lebih dari 90%, baik guru SD hingga guru SMA/K. Dari segi siswa sendiri, hasil Ujian Nasional (UN) SMP di Kebumen pada 2017 berada di atas rata-rata nasional.

Sumber: Diolah dari Pamer UN (2017)

Kebumen telah mencatatkan beberapa inovasi di bidang pendidikan, seperti Program Pelatihan CTL (Comprehensive Teaching and Learning) untuk guru SD, pelatihan “Satu Guru Satu Buku”,  dan pelatihan karya tulis ilmiah. Semua program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas guru.

Dengan mempertimbangkan semangat yang ditunjukkan oleh para pemangku kepentingan di bidang pendidikan di daerah ini, terutama dengan adanya berbagai inovasi di atas, RISE memilih Kabupaten Kebumen sebagai salah satu lokasi laboratorium pembelajaran di Pulau Jawa.

Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Kebumen

Kegiatan pertama tim RISE adalah berkunjung ke kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan diterima dengan baik oleh Sekretaris Bappeda Joni Hernawan S.T., M.T., mewakili kepala Bappeda Kebumen yang saat itu berhalangan. Turut menerima kunjungan tim RISE yaitu ketua komisi A DPRD Kebumen Supriyati, S.E., perwakilan dinas pendidikan, perwakilan dewan pendidikan kabupaten, dan beberapa perwakilan organisasi masyarakat di bidang pendidikan.

Kunjungan tim RISE ke kantor Bappeda. | Foto: Mirza A. Izati

Setelah mendengarkan penjelasan tim RISE mengenai SMERU dan tujuan kunjungan, sekretaris Bappeda menyatakan persetujuannya terkait perbaikan mutu pendidikan yang sudah saatnya menjadi fokus kebijakan daerah di bidang pendidikan. Beliau juga menyampaikan harapan agar hasil penelitian SMERU dapat digunakan untuk membantu menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022. Selain itu, perwakilan komisi A DPRD Kebumen mengapresiasi dan memberikan dukungan atas Program RISE di Indonesia yang dijalankan oleh SMERU. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Kebumen di bidang pendidikan juga dibahas dalam pertemuan tersebut.

Setelah itu, tim RISE menemui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen H. Ahmad Ujang Sugiono, S.H. di kantor dinas pendidikan dan menyampaikan maksud kunjungan dan tujuan pembentukan laboratorium pembelajaran serta alasan pemilihan Kabupaten Kebumen. Kepala dinas pendidikan menyambut baik rencana tersebut dan memberi gambaran mengenai kondisi pendidikan di daerahnya dan beberapa inovasi pendidikan yang telah dilakukan instansi yang beliau pimpin.

Audiensi dengan kepala dinas pendidikan Kabupaten Kebumen dan staf. | Foto: Mirza A. Izati

Terakhir, tim RISE melakukan audiensi dengan Plt Bupati Kebumen, K.H. Yazid Mahfudz, di rumah dinas beliau. Kepala dinas pendidikan turut mendampingi tim RISE dalam kesempatan ini. Pertemuan diawali dengan penjelasan dari kepala dinas pendidikan mengenai maksud kedatangan tim RISE dan dukungan beliau pada rencana penelitian yang akan dilakukan oleh tim. Menanggapi itu, Plt Bupati Kebumen menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan penelitian di Kebumen. Beliau berharap agar penelitian tersebut dapat difokuskan pada peningkatan kualitas guru dan murid. Pada pertemuan ini, tim RISE menyerahkan beberapa dokumen seperti draf Nota Kesepahaman (MoU) dan publikasi SMERU.

Tim RISE sedang beraudiensi dengan Plt Bupati Kebumen (kedua dari kanan). | Foto: Luhur Bima

Syaikhu Usman (kiri) mewakili tim RISE menyerahkan draf MoU dan beberapa publikasi SMERU kepada Plt Bupati Kebumen. | Foto: Dok. RISE

RISE Bekerja Sama dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, RISE dan Pemerintah Kabupaten Kebumen menandatangani MoU untuk mengesahkan kerja sama oleh kedua belah pihak. Melalui penandatanganan MoU ini, penelitian jangka panjang RISE di Kabupaten Kebumen secara resmi dimulai.

Penandatangan MoU di Jakarta oleh tim RISE diwakili Dr. Asep Suryahadi (Direktur SMERU/Ketua Komite Pengarah Program RISE) dan disaksikan oleh perwakilan tim RISE (Daniel, Bima, dan Anti) serta Kepala Bidang Komunikasi SMERU. | Foto: Tony Liong

Langkah pertama pascapenandatanganan MoU tersebut adalah melakukan studi diagnostik untuk menemukan hambatan serta potensi-potensi pendidikan di Kebumen. Pada akhir Agustus hingga awal September 2018, tim RISE kembali ke Kebumen untuk melakukan studi diagnostik bersama para pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Hasil dari diagnosis pembelajaran ini akan menjadi penentu arah penelitian RISE di Kebumen.


Bagikan Postingan Ini