Belajar berlari sebelum bisa berjalan: Analisis tingkat sistem atas pendidikan di Indonesia

 

Topik: Laboratorium Pembelajaran

Pembicara: Niken Rarasati
Waktu: Wednesday, 19 February 2020
Jam: 11.30 - 11.30
Tempat: The Australian National University, Canberra

Nara Hubung: Novita Eka Syaputri (Communication Officer - RISE Programme in Indonesia) - nsyaputri@smeru.or.id

Deskripsi:

Niken Rarasati, peneliti RISE, mempresentasikan pengalaman RISE dalam membantu kota/kabupaten di Laboratorium Pembelajaran RISE, yaitu Kabupaten Kebumen (Jawa Tengah), Kabupaten Way Kanan (Lampung) Kota Bukittinggi (Sumatera Barat), dan Kota Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta) agar memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi standar pendidikan nasional. Pelajaran yang dipetik dari empat kota/ kabupaten tersebut disampaikan pada The Australasian AID Conference (AAC) yang diadakan pada 17-19 Februari 2020.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tujuan The Australasian AID Conference 2020 adalah untuk mempertemukan para peneliti dari seluruh Australia, Pasifik, Asia dan sekitarnya yang sedang bekerja dengan bantuan dan kebijakan pembangunan internasional untuk berbagi wawasan, mempromosikan kolaborasi, dan membantu mengembangkan komunitas penelitian.

Unduh presentasi Rasti (hanya tersedia dalam bahasa Inggris):


Bagikan Postingan Ini


Acara Lainnya

  • Pemaparan Temuan Awal Peningkatan Peran Aktif Orang Tua dalam Pendidikan Anak di Kabupaten Kebumen

  • Belajar berlari sebelum bisa berjalan: Analisis tingkat sistem atas pendidikan di Indonesia

  • Struktur Sosial dan Inovasi Pendidikan Daerah di Indonesia

  • Forum Diskusi Pemaparan Temuan Awal Studi Penilaian Kompetensi Guru Honorer di Kota Bukittinggi

  • Guest Lecture "Adaptive Programming: PDIA in Practice"

  • Forum Kajian Pembangunan Roadshow 2020: Pendidikan

  • Inovatif Saja Tidak Cukup, Konteks Juga Penting!: Pelajaran dari Desentralisasi Pendidikan di Indonesia

  • Perjalanan Guru-guru Muda di Indonesia: Cerita Awal

  • Education Outlook 2020: Revolusi Pendidikan Tinggi di Indonesia