Kesenjangan Pembelajaran di Indonesia: Besaran dan Tren Jangka Panjang

Deskripsi:

Indonesia berhasil meningkatkan akses untuk bersekolah. Tingkat tamat sekolah dasar (SD) sudah universal, dan kesenjangan antara tingkat tamat sekolah menengah pertama (SMP) pada anak-anak dari 20 persen rumah tangga termiskin dan 20 persen rumah tangga terkaya sudah menurun dari 50% menjadi 30% antara 1993 hingga 2009. Kesenjangan pada tingkat tamat sekolah menengah atas (SMA), walau masih besar, juga mulai berkurang. Dalam presentasi ini, Daniel berfokus pada kesenjangan dalam pembelajaran, spesifiknya matematika, menggunakan data representatif nasional jangka panjang dengan rentang 14 tahun. Selain mengukur kesenjangan antara anak-anak dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi, Daniel juga melihat kesenjangan antarjenis kelamin, dan antara daerah-daerah berbeda di Indonesia.


Bagikan Postingan Ini


Acara Lainnya

  • Menuju Tingkatan Selanjutnya: Peralihan Bersekolah Menjadi Belajar

  • Benarkah Kita Telah Belajar Matematika di Sekolah?

  • Kesenjangan Pembelajaran di Indonesia: Besaran dan Tren Jangka Panjang

  • Embedded thumbnail for Kualitas Pendidikan di Indonesia

    Kualitas Pendidikan di Indonesia

  • Embedded thumbnail for Program RISE di Indonesia: Menghadapi Tantangan Pendidikan di Indonesia

    Program RISE di Indonesia: Menghadapi Tantangan Pendidikan di Indonesia

  • Anak-anak Indonesia: Bersekolah, Apakah Belajar?

  • Embedded thumbnail for Pembuatan Kebijakan Pendidikan dan Hasil Pembelajaran di Kabupaten/Kota di Indonesia

    Pembuatan Kebijakan Pendidikan dan Hasil Pembelajaran di Kabupaten/Kota di Indonesia

  • Embedded thumbnail for Update Program RISE di Indonesia

    Update Program RISE di Indonesia

  • Embedded thumbnail for Perubahan Sistem Penilaian Murid di Tingkat Pendidikan Dasar untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran: Temuan Awal Studi SABER-like

    Perubahan Sistem Penilaian Murid di Tingkat Pendidikan Dasar untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran: Temuan Awal Studi SABER-like